Manchester City Tak Akan Lepaskan Kevin De Bruyne

Manchester City Tak Akan Lepaskan Kevin De Bruyne – Manajer Manchester City, Pep Guardiola menegaskan The Citizens tidak akan jual Kevin De Bruyne. Manchester City masihlah memerlukan kedahsyatan sang gelandang berkebangsaan Belgia itu.

Pep Guardiola menilainya De Bruyne jadi pemain yg gemilang serta dinamis, yg dapat merubah jalannya kompetisi. Pada Januari 2018 terus, De Bruyne diberi tanda tangan perpanjangan kontrak dengan tempo enam tahun di Manchester City. Dalam kontrak itu, Guardiola memberikan indikasi terdapatnya klausul pelepasan yg besar sekali untuk De Bruyne.

Waktu ini Kevin De Bruyne belum pula dapat memerkuat Manchestter City sebab menanggung derita cedera pada sesion latihan, beberapa minggu saat kemarin. Dia tidak dapat bermain sampai November kelak. Walau demikian, kehadiran De Bruyne masih utama buat Manchester City. Pep Guardiola memaparkan, De Bruyne juga dipuji beberapa pelatih hebat yang lain.

Menurut Guardiola, De Briuyne ialah pemain dinamis yg dapat beradaptasi dengan beberapa kiat sepak bola moderen waktu ini. Guardiola juga memaparkan jika satu diantaranya pelatih terunggul, Marcelo Bielsa merasa De Bruyne jadi pemain favoritnya. Tentulah pujian dari Bielsa tidak dapat dikira sepele.

” Dia (De Bruyne) sangatlah bagus. Dia ialah pemain yg sangatlah dinamis, ” membuka Guardiola terhadap fourfourtwo.

” Marcelo Bielsa menyampaikan pada saya jika dia ialah pemain favortinya Dia kerjakan segalanya. “

” Belumlah lama berselang, saya bersua dengan orang tuanya serta anda kadang dapat mengerti bagaimana seseorang anak sewaktu anda bersua dengan orang tuanya, ” lanjutnya.

Selanjutnya, Guardiola juga mengatakan jika De Bruyne tidak akan dipasarkan. Club manakah juga yg coba menghadirkan De Bruyne mesti berani memecahkan rekor pemain termahal pada dunia.

” Dia ialah bocah yg gemilang. Klausulnya 250 juta euro. Maaf, dia tidak dipasarkan, ” tutup Guardiola.

Permainan De Bruyne berkembang cepat dibawah Guardiola. Dia tidak cuma dapat bermain jadi playmaker murni, tapi pula sebagai deep-lying playmaker.