Polisi Grebeg Satu Toko Jamu, Ratusan Liter Miras Oplosan Disita

Polisi Grebeg Satu Toko Jamu, Ratusan Liter Miras Oplosan Disita – Kepolisian Bidang Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, menggerebek satu toko jamu jual minuman keras oplosan type gingseng di Kampung Kaliabang Tengah RT 7 RW 6, Kecamatan Bekasi Utara. Satu orang, Syukran Boy (26) , diputuskan jadi tersangka dalam masalah itu.

Kapolsek Tarumajaya, AKP Agus Rohmat menyebutkan, polisi mengambil alih tanda bukti 170 bungkus minuman keras oplosan, 1/2 ember besar minuman oplosan serta empat botol minuman soda jadi bahan kombinasi dari penggerebekan itu.

” Penggerebekan berawal dari laporan orang-orang, kalau ada anak-anak remaja beli minuman keras, ” kata Agus, Minggu (3/6) .

Dari info itu, kata dia, polisi lakukan pengembangan hingga mengidentifikasi lokasi penjualnya. Akhirnya, polisi lantas bergerak menuju ke lokasi lakukan razia di toko jamu punya Boy yang berada di lokasi Bekasi Utara, Kota Bekasi.

” Kami sita tanda bukti, tersebut penjualnya. Aktor mengakui cuma melindungi, sedang pemiliknya yaitu kakaknya. Ini masih tetap kami kembangkan, ” kata Agus.

Dia menyebutkan, hasil dari penyelidikan kalau setu kantung plastik minuman keras oplosan type gingseng di jual seharga Rp 15 ribu. Mengenai pembelinya sebagian besar anak-anak muda, bahkan juga ada yang masih tetap berstatus pelajar.

” Karna tempatnya masuk lokasi Bekasi Kota, jadi kami juga akan melimpahkan ke Polsek Bekasi Utara, ” katanya.

Tersangka Boy mengakui baru satu hari jual minuman keras oplosan itu. Menurutnya, nekat melakukan bisnis ‘minuman setan’ itu tertekan keperluan ekonomi, terlebih mendekati lebaran.

” Keuntungannya juga akan digunakan mudik ke kampung, ” kata pemuda kelahiran Padang, Sumatera Barat ini.