Kantor Bupati Pamekasan Jadi Tempat Mesum

Kantor Bupati Pamekasan Jadi Tempat Mesum – Video adegan mesum dimuka kantor Dinas Perizinan Terpadu serta Penanaman Modal Pemkab Pamekasan yang dikerjakan oleh Abdussalam, warga Desa Dasok, Kecamatan Pademawu serta perempuan berinisial ADS asal Desa Pademawu Timur, dipandang berbuat tidak etis institusi Pemkab Pamekasan.

Aktor juga dipandang telah mengakibatkan kerusakan gambaran Kabupaten Pamekasan jadi daerah yang di kenal dengan sebutan Pergerakan Pembangunan Orang-orang Islami (Berbangsalam).

Hal semacam ini di sampaikan Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Syafii mengakui kaget saat pertama kalinya memperoleh kiriman video dari satu diantara tokoh orang-orang Pamekasan karna peristiwanya dikerjakan dimuka kantor Pemkab Pamekasan.

” Saya pernah shock lihat hasil rekamannya. Untuk menyikapinya, juga akan kami kumpulkan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Lembaga Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan organisasi orang-orang Islam Pamekasan untuk selekasnya memutuskan, ” kata Achmad Syafii, Rabu (19/7/2017).

Syafii memberikan, satu diantara langkah yang juga akan ditempuh salah satunya sistem hukum. Tetapi hal semacam ini masih tetap menanti hasil pertemuan yang juga akan dikerjakan secepat-cepatnya.

Syafii tidak cepat ambil langkah karna pertama kalinya terima kiriman video, karna dianya masih tetap diluar kota.

Sedang Polres Pamekasan telah bertindak penahanan pada Abdussalam, aktor adegan mesum dalam video berdurasi tujuh detik itu. Abdussalam segera ditahan di Polres Pamekasan pada Senin (17/7/2017) malam.

Abdussalam di tangkap di tempat tinggalnya karna sekian kali mangkir dari panggilan penyidik Unit Reserse Kriminil Polres Pamekasan.

Abdussalam dijerat dengan pasal 10 jo pasal 36 Undang-undang RI nomor 44 th. 2008 mengenai Pornografi, jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 th. serta atau denda paling banyak Rp 5 miliar.