Elektabilitas Jokowi Di Atas 50 Persen, Berdasarkan Survei Interal Golkar

Agen Casino

Elektabilitas Jokowi Di Atas 50 Persen, Berdasarkan Survei Interal Golkar – Orang politik Golkar Zainudin Amali mengatakan jika partainya tidak sangat cemas dengan hasil survey Litbang Kompas yang launching Selasa (19/3) saat lalu. Lantaran, ia mempercayai bila kepopuleran Joko Widodo ( Jokowi) -KH Ma’ruf Amin tetap konstan diatas 50 prosen.

” Saya mempercayai jika (kepopuleran Jokowi-Maruf) masih diatas 50 prosen, bahkan juga tetap 55 prosen, tetap konstan disana, ” tegas Zainudin di Surabaya, Kamis (21/3) .

Kepercayaan orang politik yang Ketua Komisi II DPR RI ini, bukan semata-mata asal buat meng-counter hasil survey Litbang Kompas, tapi berdasar pada survey internal partainya. ” Namun kami tak pernah publikasikan (hasil survey partainya) semua ragam, ” dalihnya menampik membeber hasil survey partainya.

Bahkan juga, tegas Zainudin, hasil dari survey internal partainya, hampir semua Pulau Jawa udah dikuasai incumbent, terutama di Jawa Timur. ” Tempat paling akhir itu ya, yang di kami, Jawa timur konsisten diatas Ja-bar, konsisten diatas Ja-bar. Disana, lantaran Ja-bar, Ja-bar dalam tempat juga baik, ya, Jawa itu tinggal Wadeng (Gresik) , termasuk juga DKI itu udah, ” klaimnya.

Masalah survey Litbang Kompas, Zainudin yang Plt Ketua DPD Golkar Jawa Timur ini menyikapi, jika tiap-tiap instansi survey punyai metodologi tidak sama, termasuk juga instansi survey yang dipunyai Golkar.

” Kompas dengan metodologi semacam itu pasti tidak sama dengan sistim yang berbeda, nah saya mempercayai (Jokowi-Maruf) tetap diatas 50 prosen, ” yakinnya kembali.

Jadi utamanya, ia kembali mengatakan, survey sejumlah instansi yang menunjukkan kepopuleran jagoannya mengalami penurunan, tak kan punya pengaruh di hasil Pipres 17 April 2019 lain kesempatan. Termasuk juga operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Umum PPP, Romahurmuziy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

” Saya duga nggak (dipengaruhi) lah. Kan pengaruhnya (OTT Rommy) itu ke kepopulerannya partai, disana. Jadi eh, lebih pada partai, rata-rata demikian, ” nilainya.

Lantas Zainudin menyontohkan perkara yang menerpa bekas Ketum Golkar, Setya Novanto. ” Dahulu kami, waktu kami alami itu ke Golkar resikonya ke Pak Jokowi, tak, walaupun sebenarnya jauh-jauhan hari Golkar udah mengatakan support kan ke Pak Jokowi, ” tukasnya menyontohkan.

Seperti didapati, survey terakhir Litbang Kompas yang libatkan 2. 000 responden di 34 propinsi, mencatat angka kepopuleran petahana di kira-kira 49, 2 prosen. Walaupun sebenarnya, pada periode Oktober 2018 lantas, kepopuleran Jokowi-Maruf tetap 50, 6 prosen.

Sesaat pasangan pelawan, ialah Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, malah alami kenaikan di hasil survey yang punyai margin of error kira-kira 2, 2 prosen itu. Ialah dari 17, 9 prosen di bulan Oktober 2018, naik berubah menjadi 37, 4 prosen.